Universitas Syiah Kuala Gandeng Jepang Bangun Rumah Sakit Pendikan Tanggap Bencana

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Universitas Syiah Kuala Gandeng Jepang Bangun Rumah Sakit Pendikan Tanggap Bencana Rektor USK (baju putih) saat menerima Rombongan langsung dari Jepang dihadiri Deputy Director JICA Southeast Asia and Pacific Dept, Oba Takashi dan Country Officer Southeast Asia and Pacific Dept, Shiraishi Yukari.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) Aceh, melakukan pengembangan infrastruktur kesehatan dan pendidikan kelas dunia. Hal itu ditandai melalui kerjasama universitas negeri tertua di Aceh itu dengan JICA (Japan International Cooperation Agency) pusat dari Tokyo. 

Pada tiga hari lalu (Senin 19 Januari 2026), Rektor USK Profesor Marwan bersama jajarannya, menerima kunjungan delegasi JICA untuk meninjau persiapan awal pembangunan Rumah Sakit Pendidikan berkelas internasional itu. 

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian komunikasi intensif yang telah terbangun sebelumnya antara USK dengan JICA perwakilan Indonesia. Kali ini, delegasi dari Tokyo turun langsung untuk melakukan verifikasi lapangan serta melihat kesiapan dokumen strategis yang menjadi syarat mutlak dimulainya proyek besar ini.

Rektor USK Profesor Marwan melalui Media Indonesia, Rabu (21/1) menyampaikan, progres proyek sedang melakukan tahapan krusial. Yakni transisi dari Blue Book (rencana daftar proyek pinjaman luar negeri jangka menengah) menuju Green Book (daftar rencana pinjaman luar negeri siap direalisasikan). "Kunjungan JICA Tokyo untuk melihat langsung kesiapan dokumen dan lokasi fisik. Kita sedang persiapan dokumen lanjutan untuk mendukung proses Blue Book ke Green Book," kata Rektor Marwan.

Dikatakan Marwan, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat, guna memastikan kelancaran administrasi. "Kami secara intensif berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pihak JICA sebagai calon pemberi pinjaman, serta Bappenas," tuturnya.

Setelah kunjungan ini, pihak JICA dijadwalkan melakukan survei detail terkait Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan. USK sendiri telah menyiapkan dokumen awal FS yang akan disinergikan dengan standar kebutuhan JICA.

"Ini penting sebagai syarat penandatanganan kontrak yang kami harapkan bisa terlaksana awal tahun depan. Kami melengkapi dokumen sesuai kebutuhan, supaya proses kontrak tidak menemui kendala," Rektor lulusan Doktor Birmingham Universiti, Inggris itu. 

Adapun proyek Rumah Sakit Pendidikan USK ini dirancang dengan konsep unik dan relevan dengan kondisi geografis Aceh. Yaitu sebagai rumah sakit yang juga tanggap bencana. 

Fasilitasnya bukan saja berfungsi sebagai pusat pendidikan mahasiswa kedokteran dan kesehatan. Tapi juga sebagai pusat pelayanan kesehatan publik, memiliki keunggulan manajemen krisis dan kebencanaan.

Pembangunan rumah sakit yang berlokasi di area strategis kampus ini mendapatkan dukungan luas. Tidak hanya dari internal universitas, tapi juga dukungan berbagai kalangan masyarakat Aceh.

"USK mendukung sepenuhnya untuk mewujudkan project ini. Mulai dari persiapan awal hingga selesai nanti," ujar guru besar yang sudah berumban itu. 

Pihaknya menekankan, keberadaan RS Pendidikan USK itu merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Aceh. "Demi kebutuhan pendidikan maupun kesehatan bagi masyarakat. Ingin menghadirkan fasilitas yang mampu menjadi tumpuan di saat normal, maupun ketika situasi darurat," demikian kata Marwan. 

Adapun dukungan teknologi dan pendanaan dari Jepang melalui JICA, RS Pendidikan kampus Jantoeng Hate Masyarakat Aceh itu diharapkan termasuk pusat rujukan kesehatan terbaik di wilayah Sumatera. Kemudian sekaligus simbol ketangguhan (resiliensi) Aceh menghadapi tantangan kesehatan dan kebencanaan masa depan.

Rombongan langsung dari Jepang dihadiri Deputy Director JICA Southeast Asia and Pacific Dept, Oba Takashi dan Country Officer Southeast Asia and Pacific Dept, Shiraishi Yukari. Sedangkan dari JICA Indonesia, ada Kawamoto Hanako selaku Project Formulation Advisor, dan Widya Amasara; Program Officer. (H-1) 

Read Entire Article