Literasi Kesehatan Perlu Digencarkan, Edukasi Jadi Kunci Anak Sehat

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Prof dr. Nila F Moeloek saat membuka diskusi publik IHDC, Jumat (23/1/2026). Foto: Sarah Tri Wulandari/kumparan

Sehat bukan sekadar bebas dari penyakit, melainkan hasil dari pemahaman yang baik. Inilah yang mendasari langkah Indonesia Health Development Center (IHDC) dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Bagi mereka, pendidikan dan promosi kesehatan adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga berdaya secara informasi.

IHDC yang dipimpin oleh Prof. dr. Nila F. Moeloek menegaskan, pendidikan dan promosi kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan nasional yang adil dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Dimensi Pendidikan dan Promosi Kesehatan dalam Ideologi Kesehatan Indonesia Health Development Center Model 2025” yang digelar pada 23 Januari 2025 di Hotel Sofyan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat.

IHDC merupakan lembaga yang berfokus pada kajian ilmiah serta pengembangan solusi kebijakan berbasis bukti untuk sistem kesehatan nasional yang inklusif.

Prof. Nila menjelaskan, IHDC secara aktif mengkaji isu partisipasi kesehatan, kesetaraan layanan, dan perlindungan kelompok rentan.

Prof. Ratna Sitompul memaparkan materi tentang rendahnya literasi kesehatan Indonesia di acara diskusi publik IHDC, Jumat (23/1/2026). Foto: Sarah Tri Wulandari/kumparan

Dalam pemaparannya, IHDC menekankan pentingnya ideologi kesehatan sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan, pelayanan, serta pendidikan kesehatan masyarakat.

Melalui Blueprint Ideologi Kesehatan Indonesia, IHDC menginisiasi enam dimensi kesehatan partisipatif, salah satunya dimensi pendidikan dan promosi kesehatan yang disebut sebagai jantung dari sistem kesehatan berkelanjutan.

Dimensi ini memandang pendidikan kesehatan sebagai proses jangka panjang untuk membangun kesadaran, karakter, dan kemandirian masyarakat. Pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan nilai dan perilaku sehat yang relevan dengan konteks sosial dan budaya.

Fokus utama dimensi ini meliputi penguatan literasi kesehatan, pendidikan formal dan non-formal, serta reformasi pendidikan tenaga kesehatan agar lebih empatik, kritis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam diskusi, Prof. Nila menyoroti persoalan kesehatan pada anak remaja dan usia sekolah yang dinilai masih menjadi tantangan besar.

“Data menunjukkan bahwa masalah kesehatan justru banyak terjadi pada anak remaja dan usia sekolah. Dulu kita menyangka lansia yang paling rentan, ternyata bukan,” ujarnya saat membuka acara, Jumat (23/1).

Sementara itu, Prof. Ratna Sitompul dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyebut rendahnya literasi kesehatan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat.

“Literasi kesehatan adalah kewajiban kita untuk memberikannya kepada masyarakat, bukan kewajiban masyarakat untuk mencarinya sendiri,” tegasnya.

Ia mencontohkan kasus diabetes dan TBC, di mana regulasi telah tersedia, namun belum berjalan optimal akibat beban kerja tenaga kesehatan dan kurangnya edukasi yang mudah dipahami.

Menurut Prof. Ratna, penguatan promosi dan pencegahan harus didukung oleh layanan primer yang kuat, teknologi yang tepat guna, serta kebijakan kesehatan yang konsisten dan berpihak pada upaya preventif.