Trump Gemparkan Davos: Klaim Greenland Milik AS hingga Hina Pemimpin Eropa

2 days ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Klaim Greenland Milik AS hingga Hina Pemimpin Eropa Pidato Donald Trump di Davos memicu ketegangan diplomatik. Mulai dari ambisi kuasai Greenland hingga sindiran pedas untuk sekutu NATO dan Uni Eropa.(youtube)

PRESIDEN Donald Trump kembali memicu kontroversi dalam pidato panjangnya di hadapan para konglomerat dan pejabat pemerintah di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, Swiss. Alih-alih meredakan ketegangan, pernyataan Trump justru mempertegas keretakan hubungan antara Amerika Serikat dan aliansi Barat.

Dalam pidatonya, Trump melontarkan berbagai keluhan, mulai dari merasa AS "dimanfaatkan" oleh Eropa hingga keheranannya mengapa ambisinya mengambil alih Greenland mendapat penolakan keras. Ia bahkan menyebut para pemimpin Eropa telah membuat benua mereka "tidak lagi dikenali" akibat kebijakan migrasi dan ekonomi radikal.

Titik Terang di Tengah Ketegangan

Meski dipenuhi retorika tajam, ada satu poin yang sedikit melegakan para pejabat Eropa. Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut Greenland.

"Saya tidak akan menggunakan kekuatan," ujarnya singkat, pernyataan yang meredam kekhawatiran akan terjadinya konfrontasi fisik. Tak lama setelah pidato tersebut, Trump melalui platform Truth Social mengklaim telah mencapai "kerangka kesepakatan masa depan" terkait Greenland setelah bertemu Sekretaris Jenderal NATO. Ia juga membatalkan ancaman tarif yang sedianya berlaku bulan depan.

“Solusi ini, jika tuntas, akan menjadi hal yang luar biasa bagi Amerika Serikat dan seluruh negara NATO,” tulis Trump tanpa memberikan rincian teknis. Saat ditanya apakah kesepakatan itu memenuhi keinginannya memiliki Greenland sepenuhnya, Trump hanya menjawab, "Ini adalah kesepakatan jangka panjang."

Klaim Historis dan Sindiran Pedas

Dalam argumennya, Trump bersikeras Greenland adalah bagian dari Amerika Utara dan seharusnya menjadi wilayah AS. Ia bahkan sempat melakukan blunder dengan menyebut Greenland sebagai "Islandia" sebanyak empat kali.

Trump juga menyerang Denmark sebagai negara yang "tidak tahu berterima kasih" karena menolak menyerahkan Greenland. Ia mengungkit sejarah Perang Dunia II, di mana Denmark jatuh ke tangan Jerman hanya dalam waktu enam jam.

"Kita (AS) terpaksa mengamankannya (Greenland) saat itu. Betapa bodohnya kita mengembalikannya? Sekarang, lihat betapa tidak bersyukurnya mereka," cetus Trump.

Serangan Personal ke Pemimpin Dunia

Tidak hanya Denmark, sejumlah negara dan tokoh juga menjadi sasaran kritik pedas sang Presiden:

  • Swiss: Tuan rumah Davos ini disebutnya "hanya menjadi baik karena kita (AS)."
  • Prancis: Trump mengejek Presiden Emmanuel Macron yang mengenakan kacamata hitam di dalam ruangan. "Apa yang sebenarnya terjadi?" tanyanya kepada hadirin.
  • Kanada: Trump memberikan peringatan kepada PM Mark Carney. "Kanada hidup karena Amerika Serikat. Ingat itu, Mark, saat kamu membuat pernyataan berikutnya."

Reaksi Audiens: Antusiasme yang Berubah Menjadi Keheningan

Awalnya, ruangan dipenuhi penonton yang berdesakan demi mendengar Trump. Namun, seiring pidato yang melantur hingga satu jam suasana berubah menjadi canggung. Banyak hadirin hanya terdiam atau menggelengkan kepala saat Trump menyatakan, "Tanpa kami (AS), kalian semua sekarang mungkin akan bicara bahasa Jerman dan sedikit bahasa Jepang."

Menutup pidatonya yang eksentrik tersebut, Trump hanya berujar santai, "Sampai jumpa di sekitar." Pernyataan ini meninggalkan tanda tanya besar bagi masa depan aliansi transatlantik yang kini berada di titik nadir. (CNN/Z-2)

Read Entire Article