Progres Smelter HPAL Vale: Pomalaa-Bahodopi Rampung 2026, Sorowako 2027

5 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Power Plant PT Vale Indonesia (INCO) di Sorowako. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengungkapkan progres pembangunan 3 proyek smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL) yakni di Pomalaa Sulawesi Tenggara, Bahodopi Sulawesi Tengah, dan Sorowako Sulawesi Selatan.

Direktur Utama Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan proyek pertama yaitu IGP Pomalaa berupa tambang dan smelter HPAL, bekerja sama dengan perusahaan China Zhejiang Huayou Cobalt dan perusahan AS Ford Motor.

"Progres sampai dengan saat ini, dua autoclave sudah datang, dan kemudian autoclave yang lain akan menyusul, ada lima autoclave yang akan datang, dan proyeksi mechanical completion itu akan dilakukan di bulan Agustus tahun 2026," jelasnya saat RDP Komisi XII DPR, Senin (19/1).

Bernardus mengatakan, pada Agustus 2026, smelter HPAL di Pomalaa sudah bisa menerima pasokan bijih nikel. Setidaknya, stockpile yang dibutuhkan untuk pasokan selama 3 bulan.

Power Plant PT Vale Indonesia (INCO) di Sorowako. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Smelter tersebut memiliki kapasitas 120 ribu ton MHP per tahun dan akan menerima pasokan bijih dari Blok Pomalaa yang dapat memproduksi 21 juta ton nikel limonite dan 7 juta ton nikel saprolite dalam setahun.

"Saat ini, konstruksi sudah mencapai 60 persen dan kita harapkan di bulan Agustus tahun 2026 itu dalam tanda kutip sudah bisa melakukan mechanical completion," imbuh Bernardus.

Proyek kedua adalah IGP Morowali di Bahodopi yang juga mencakup smelter HPAL dan tambang, bekerja sama dengan perusahaan China, GEM, dan perusahan Korea Selatan, Ecopro.

"Perkiraannya juga di kuartal IV tahun 2026 mechanical completion-nya sudah bisa dicapai, mudah-mudahan semua hal terkait dengan perizinan bisa cepat kami peroleh," ungkap Bernardus.

Bernardus memaparkan, kebutuhan smelter HPAL Bahodopi akan dipasok dari tambang yang memproduksi 5,5 juta ton nikel saprolite dan 10,4 juta ton nikel limonite per tahun. Smelter tersebut ditargetkan memproduksi 66 ribu ton MHP per tahun.

Sama halnya dengan smelter di Pomalaa, lanjut dia, smelter di Bahodopi ini membutuhkan stockpile bijih nikel untuk 3 bulan lamanya.

Terakhir yakni proyek IGP Sorowako Limonite mencakup tambang dan smelter HPAL, bekerja sama dengan perusahaan asal China Zhejiang Huayou Cobalt. Bernardus menargetkan proyek ini baru berjalan pada tahun 2027.

"Ini joint venture juga antara Vale dan Huayou, walaupun partner yang kemudian akan menjadi partner ketiga masih dalam assessment. Tapi ini mungkin secara progres ini yang paling terlambat dibandingkan dengan Pomala dan Bahodopi," ungkap Bernardus.

Adapun progres pembangunan smelter HPAL di Sorowako tersebut baru 17 persen, ditargetkan memiliki kapasitas produksi MHP 60 ribu ton per tahun. Total kebutuhan pasokannya 11,5 juta ton nikel limonite per tahun.

Bernardus pun meminta dukungan Komisi XII DPR terkait keberlanjutan pasokan bijih nikel Vale Indonesia untuk ketiga smelter tersebut yang tengah berprogres dengan baik dan sesuai rencana.

"Diharapkan di Pomalaa di Agustus bisa selesai paling tidak dua autoclave, dua line. Kemudian nanti secara reguler, secara bertahap akan di Januari 2027 itu sudah selesai semuanya. Kemudian yang di Bahodopi juga diperkirakan kuartal IV tahun ini juga jadi, dan kemudian yang di Sorowako diharapkan 2027," pungkasnya.

Read Entire Article