Program Pertukaran Pelajar Tingkatkan Kompetensi Akademik Mahasiswa

1 month ago 24
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Program Pertukaran Pelajar Tingkatkan Kompetensi Akademik Mahasiswa Ilustrasi(Dok ist)

SEBANYAK 45 mahasiswa dari fakultas hukum universitas dalam negeri dan luar negeri turut berpartisipasi dalam program pertukaran pelajar (Student Exchange Program/SEP) 2025.

Mereka berasal dari lima universitas mitra Fakultas Hukum Universitas Pancasila (UP) yaitu Fakultas Hukum Universitas Malaya (Malaysia), Fakultas Hukum Universitas Teknologi Mara (Malaysia), Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Semarang), Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (Denpasar), dan Fakultas Hukum Universitas Da Paz (Timor Leste).

SEP merupakan wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan tentang isu-isu terkini dari sudut pandang multidisiplin. Tahun ini SEP mengundang para akademisi terkemuka seperti Prof Eddy Pratomo (Dekan Fakultas Hukum UP), Prof Tubagus Achmad Darodjat (Fakultas Hukum Universitas Teknologi Rajamangala, Thailand), Muhammad Fikri Othman (Fakultas Hukum Universiti Teknologi Mara, Malaysia), dan Bono Budi Priambodo (Amsterdam Institute for Social Science Research, Belanda).

Dekan Fakultas Hukum UP Prof Eddy Pratomo mengapresiasi program SEP 2025 yang sudah berjalan untuk ke-16 kalinya tersebut.
"Ini merupakan kegiatan akademik yang bersifat silaturahmi untuk membangun persepsi yang sama tentang suatu isu atau topik yang sedang hangat belakangan ini," kata Eddy, di Jakarta, Senin (24/11).

Ia menjelaskan pada SEP 2025 kali ini misalnya dibahas terkait peranan hukum dalam pembangunan berkelanjutan pada berbagai negara dan diskriminasi penyandang disabilitas yang masih terjadi di negara-negara kawasan Asia Tenggara.

Untuk mempertajam analisis, lanjut Eddy, mahasiswa SEP 2025 diajak berdiskusi tentang sistem hukum di Indonesia, kerangka hukum sektor keuangan terhadap SDGs, dan pembelajaran melalui perspektif Kasepuhan Pasir Eurih tentang pengakuan hak-hak masyarakat adat.

"SEP juga menjadi wadah untuk bersatu dalam keberagaman. Karena itu, selain wacana akademik, kami melakukan kunjungan akademik bagi mahasiswa ke beberapa lembaga hukum di Indonesia seperti Ombudsman, Mahkamah Konstitusi, dan Mahkamah Agung, untuk mengetahui sejumlah pembaruan-pembaruan hukum di Indonesia," jelas Eddy.

Ia berharap dengan SEP 2025, mahasiswa dalam dan luar negeri belajar mengenai praktik dan pengalaman mengenai hukum secara internasional. "Mereka bisa belajar untuk melihat berbagai perspektif hukum di negara-negara lain. Dengan begitu, mereka bisa meningkatkan kredibilitas dan kompetensi, yang ujungnya berdampak pada daya saing secara akademik," pungkas Eddy. (H-2)

Read Entire Article