Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah ke Malaysia Digagalkan, Tiga WNI Asal Bengkalis Ditahan

2 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah ke Malaysia Digagalkan, Tiga WNI Asal Bengkalis Ditahan Perwakilan KJRI Johor Bahru.(Dok. KJRI Johor Bahru)

OTORITAS maritim Malaysia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas mineral ilegal lintas negara di perairan Johor. Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Zona Maritim Batu Pahat menyita sedikitnya enam ton pasir timah dan menahan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Penindakan ini menjadi bahasan utama dalam kunjungan kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru ke Markas APMM Batu Pahat pada Selasa (20/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, otoritas Malaysia memaparkan kronologi penangkapan kapal pengangkut mineral ilegal tersebut.

Kronologi Penangkapan dan Nilai Sitaan

Berdasarkan laporan resmi APMM, petugas patroli menghentikan sebuah kapal kayu yang berlayar dari arah Provinsi Riau menuju perairan Malaysia. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan 120 karung berisi pasir timah dengan berat total mencapai 6.000 kilogram atau enam ton.

Muatan pasir timah tersebut diperkirakan memiliki nilai pasar sebesar RM600.000 atau setara dengan miliaran rupiah. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi pengawasan intensif di jalur laut perbatasan yang rawan praktik penyelundupan.

Identitas Pelaku: Tiga Warga Bengkalis

Dalam operasi tersebut, APMM mengamankan tiga orang kru kapal yang seluruhnya merupakan WNI asal Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial EH, RH, dan RD, dengan rentang usia antara 33 hingga 59 tahun.

Saat ini, nakhoda dan dua anak buah kapal (ABK) tersebut ditahan di Jeti APMM Zona Maritim Batu Pahat untuk menjalani proses penyidikan. Mereka disangkakan melanggar Akta Kastam 1967 atau Undang-Undang Kepabeanan Malaysia terkait penyelundupan barang tanpa dokumen resmi.

Pendampingan Hukum dari KJRI Johor Bahru

Pihak KJRI Johor Bahru memastikan akan memberikan perlindungan dan pendampingan kekonsuleran penuh kepada ketiga WNI tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan hak-hak hukum mereka terpenuhi selama menjalani proses peradilan di Malaysia.

“KJRI Johor Bahru akan terus memantau perkembangan kasus ini secara ketat. Kami memberikan pendampingan kekonsuleran sesuai ketentuan yang berlaku serta memastikan perlindungan hak-hak WNI yang sedang menjalani proses hukum,” tegas pernyataan resmi Pejabat Pensosbud KJRI Johor Bahru.

Penguatan Pengawasan Perbatasan Indonesia-Malaysia

Selain fokus pada penanganan kasus penyelundupan pasir timah, pertemuan antara KJRI Johor Bahru dan APMM juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama pengawasan maritim. Kedua pihak berkomitmen meningkatkan pertukaran informasi guna menekan angka kejahatan lintas negara di laut.

Sinergi ini mencakup penegakan hukum, operasi pencarian dan pertolongan (SAR), serta jaminan keselamatan pelayaran bagi warga kedua negara di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. (H-3)

Read Entire Article