Menperin Ingin Tekan Impor Industri Pati Ubi Kayu

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam gelaran Business Matching Industri Pati Ubi Kayu, di Kantor Kemenperin, Jalan Widya Chandra VIII, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan saat ini utilisasi industri pati ubi kayu nasional baru mencapai sekitar 43 persen. Padahal, kata Agus, sektor ini merupakan industri strategis dengan nilai tambah tinggi.

Agus menyebut berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), terdapat sekitar 125 perusahaan pati ubi kayu di Indonesia yang berada di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Industri Agro.

“Saat ini dalam catatan kami terdapat sekitar 125 perusahaan pati ubi kayu di Indonesia dengan tingkat utilisasinya 43 persen, ini masih rendah,” ujar Agus dalam gelaran Business Matching Industri Pati Ubi Kayu, di Kantor Kemenperin, Jalan Widya Chandra VIII, Jakarta Selatan, Kamis (22/1).

Kinerja ekspor pati ubi kayu Indonesia hingga November 2025 tercatat sebesar USD 18,7 juta atau meningkat 58,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sayangnya, Indonesia masih mengimpor pati ubi kayu dengan nilai mencapai USD 73,8 juta.

Agus menjelaskan impor pati ubi kayu tersebut saat ini berhasil ditekan hingga 54,59 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berkat berbagai upaya penguatan industri dalam negeri. Hanya saja, ia mengakui kebergantungan impor masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Agus mendorong penguatan ekosistem industri ubi kayu dari hulu hingga hilir. Upaya ini sejalan dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SDIN), yaitu perlindungan pasar domestik, substitusi impor, peningkatan nilai tambah, serta penguatan rantai nilai industri.

Kemudian tantangan industri ubi kayu yang lain adalah saingan harga. Kemenperin mendukung sinergi antara produsen pati ubi kayu dengan industri pengguna melalui berbagai pendekatan, seperti neraca komoditas dan business matching. Langkah ini ditujukan agar bahan baku dalam negeri dapat terserap optimal sekaligus menyesuaikan spesifikasi yang dibutuhkan industri.

Business matching ini selain untuk intensifikasi juga untuk penyesuaian spesifikasi yang dibutuhkan oleh industri pengguna. Saya berharap industri ubi kayu dalam negeri dapat melakukan diversifikasi atas spesifikasi yang diperlukan industri pengguna, sehingga industri pengguna mendapatkan jaminan bahan bakunya,” kata Agus.

Agus menuturkan pati ubi kayu memiliki potensi besar karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk turunan, mulai berbasis pangan seperti pemanis, bumbu, makanan ringan, dan mi, sampai nonpangan seperti kertas hingga etanol.

Pengusaha Minta Relaksasi PPN Jadi 10 Persen

Ketua Umum PPTTI Welly Sugiono di Kantor Kemenperin, Jalan Widya Chandra VIII, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Perhimpunan Pengusaha Tepung Tapioka Indonesia (PPTTI) meminta pemerintah memberikan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk tapioka. Saat ini, tepung tapioka dikenakan PPN sebesar 11 persen per kilogram, yang dinilai memberatkan pelaku usaha di tengah melimpahnya produksi dalam negeri.

Ketua Umum PPTTI Welly Sugiono mengatakan relaksasi PPN menjadi salah satu bentuk insentif fiskal yang diharapkan pelaku usaha selain dukungan terhadap ekspor. Menurutnya, tarif PPN tersebut sebetulnya masih bisa diturunkan agar industri tapioka nasional lebih kompetitif.

“PPN tapioka itu sudah lama dikenakan 11 persen per kilogram. Itu kan sebetulnya bisa direlaksasi. Ya relaksasi mungkin turun lah di bawah 10 persen,” ujar Welly.

Welly menjelaskan pasar ekspor tapioka Indonesia saat ini masih sangat terbatas. Ekspor sebagian besar hanya menuju China dan volumenya juga relatif kecil. Sebaliknya, kebutuhan dalam negeri terhadap tapioka cukup besar.

Di sisi lain, Indonesia masih menghadapi masuknya produk impor tapioka dari sejumlah negara seperti Thailand, Vietnam, dan Kamboja. Padahal, kapasitas produksi dalam negeri dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional.