Elon Musk Tuntut OpenAI dan Microsoft hingga Rp 2.200 Triliun, Klaim Dikhianati

3 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, memberi isyarat ketika ia berbicara dalam parade perdana di dalam Capitol One Arena, di Washington, DC, Senin (20/1/2025) waktu setempat. Foto: Angela Weiss/AFP

Elon Musk mengajukan tuntutan ganti rugi dengan nilai fantastis terhadap OpenAI dan Microsoft. Nilainya tak main-main, antara 79 miliar hingga 134 miliar dolar AS, atau setara sekitar Rp 1.300 triliun hingga Rp 2.275 triliun.

Laporan Bloomberg menyebut gugatan itu dilayangkan dengan tudingan OpenAI telah menipu Musk dengan meninggalkan misi awalnya sebagai organisasi nirlaba.

Angka kerugian tersebut dihitung oleh saksi ahli pihak Musk, C. Paul Wazzan, seorang ekonom keuangan yang berpengalaman dalam menghitung valuasi dan kerugian finansial. Dalam profil profesionalnya, Wazzan disebut telah hampir 100 kali memberikan kesaksian di bawah sumpah dan tampil di persidangan lebih dari belasan kali dalam perkara komersial kompleks.

Wazzan menilai Musk berhak atas porsi besar dari valuasi OpenAI saat ini yang mencapai sekitar 500 miliar dolar AS. Dasarnya adalah kontribusi awal Musk senilai 38 juta dolar AS ketika ikut mendirikan OpenAI pada 2015. Jika dihitung secara kasar, klaim ini setara 3.500 kali lipat dari investasi awal Musk.

Tak hanya uang, analisis Wazzan juga memasukkan kontribusi non-finansial Musk, mulai dari keahlian teknis hingga peran strategis bisnis yang ia berikan kepada tim awal OpenAI. Dari perhitungan tersebut, OpenAI dinilai telah memperoleh keuntungan yang tidak semestinya sebesar 65,5 miliar hingga 109,4 miliar dolar AS, sementara Microsoft yang kini menguasai sekitar 27 persen saham OpenAI, disebut meraup keuntungan antara 13,3 miliar hingga 25,1 miliar dolar AS.

Ilustrasi OpenAI. Foto: Shutterstock

Tim hukum Musk berargumen, sebagai investor awal sebuah startup, Musk semestinya mendapatkan keuntungan hasil berkali-kali lipat dari modal awal yang ia tanamkan. Namun, besarnya nilai tuntutan ini justru menegaskan bahwa pertarungan hukum tersebut bukan semata soal uang.

Pasalnya, kekayaan pribadi Musk saat ini diperkirakan mencapai sekitar 700 miliar dolar AS (setara Rp 12.000 triliun/kurs Rp 16.981), menjadikannya orang terkaya di dunia dengan jarak yang sangat jauh dari pesaing terdekatnya.

Reuters mencatat harta Musk bahkan melampaui kekayaan Larry Page, pendiri Google yang berada di posisi kedua, hingga sekitar 500 miliar dolar AS menurut daftar miliarder Forbes.

Pada November lalu, pemegang saham Tesla juga menyetujui paket kompensasi senilai 1 triliun dolar AS untuk Musk yang disebut sebagai paket bayaran korporasi terbesar dalam sejarah. Dengan latar belakang tersebut, tambahan 134 miliar dolar AS dari OpenAI akan tampak relatif kecil bagi Musk.

OpenAI dilaporkan telah mengirimkan surat kepada para investor dan mitra bisnisnya pada Kamis (15/1) lalu. Dalam surat itu, perusahaan memperingatkan bahwa Musk kemungkinan akan melontarkan klaim-klaim yang sengaja dibuat dan menarik perhatian menjelang persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Adapun perkara ini akan disidangkan di Oakland, California, AS.

Read Entire Article