Deportasi Ditunda Polres Badung, WNA Selandia Baru dengan Gangguan Jiwa Terkatung-katung 4 Bulan tanpa Status Hukum

2 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Deportasi Ditunda Polres Badung, WNA Selandia Baru dengan Gangguan Jiwa Terkatung-katung 4 Bulan tanpa Status Hukum WNA New Zealand di Bali.(Dok. MI)

NASIB malang menimpa Andrew Joseph McLean, warga negara (WNA) asal New Zealand (Selandia Baru) yang kini tertahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jimbaran, Bali. Sudah lebih dari empat bulan, rencana deportasi Andrew ditangguhkan tanpa kepastian status hukum yang jelas, meski dirinya memiliki riwayat gangguan jiwa berat.

Penundaan deportasi ini dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari Polres Badung melalui Surat Nomor: B/3862/XI/RES.124./2025/Satreskrim tertanggal 25 November 2025. Kepolisian beralasan tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan (Pasal 351 KUHP) berdasarkan laporan seorang perempuan WNI berinisial NLS pada Agustus 2025.

Status Hukum Menggantung: Bukan Tersangka, Tapi Tidak Bisa Pulang

Kuasa hukum Andrew, Max Widi, S.H., mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambatnya proses hukum di Polres Badung. Menurutnya, hingga saat ini perkara tersebut masih berstatus pengaduan masyarakat (dumas) dan belum ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP) yang utuh.

“Klien kami tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, apalagi ditahan oleh kepolisian. Ia ditahan oleh imigrasi karena pelanggaran izin tinggal sejak 14 September 2025. Namun, saat hendak dideportasi, muncul surat dari Polres Badung untuk menunda proses tersebut tanpa progres penyidikan yang jelas,” ujar Max Widi saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Kondisi ini membuat Andrew berada dalam posisi "limbo" atau menggantung. Ia kehilangan kebebasan di Rudenim, namun tidak mendapatkan kepastian apakah kasus pidananya akan dilanjutkan ke persidangan atau dihentikan.

Riwayat Bipolar dan Pelanggaran Pasal 44 KUHP

Persoalan menjadi kian kompleks karena Andrew didiagnosis menderita gangguan kesehatan jiwa serius. Berdasarkan surat keterangan medis dari RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah), Andrew mengalami gangguan afektif bipolar episode manik dengan gejala psikotik (F31.2).

Max Widi menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 44 KUHP, seseorang yang melakukan perbuatan dalam keadaan gangguan jiwa sehingga tidak mampu bertanggung jawab, tidak dapat dipidana. Ia menilai penyidikan ini seharusnya dihentikan demi hukum dan kemanusiaan.

“Pasal 44 KUHP itu sangat jelas. Dengan adanya surat keterangan dokter dari rumah sakit rujukan negara, proses penyidikan seharusnya tidak bisa dilanjutkan. Menahan seseorang dalam kondisi jiwa yang tidak stabil tanpa status hukum adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM),” tegasnya.

Ancaman Praperadilan Terhadap Polres Badung

Pihak kuasa hukum mengaku telah mengajukan permohonan penghentian penyelidikan (SP3) sejak 12 Desember 2025, namun hingga kini Polres Badung belum memberikan jawaban resmi. Max Widi menyayangkan minimnya koordinasi dan transparansi dari pihak kepolisian.

“Kami tidak pernah menerima balasan surat, tidak ada BAP, dan berkas perkara tidak pernah diberikan. Ini menjadi tanda tanya besar bagi penegakan hukum kita. Jangan digantung berbulan-bulan; silakan tetapkan tersangka atau deportasikan segera,” kata Max.

Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, tim kuasa hukum berencana mengajukan gugatan praperadilan. Kasus ini menjadi sorotan tajam mengenai koordinasi antar-lembaga penegak hukum dan imigrasi di Bali, serta perlunya kepastian hukum bagi warga asing yang memiliki keterbatasan mental di mata hukum Indonesia. (H-3)

Read Entire Article