Anggota DPR RI Minta Patroli Laut Diperketat usai Terungkap Penyelundupan WNA asal Tiongkok

2 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Anggota DPR RI Minta Patroli Laut Diperketat usai Terungkap Penyelundupan WNA asal Tiongkok Anggota DPR RI Mercy Barends menyoroti kasus penyelundupan 9 WNA China di Perairan Tanimbar.(Antara)

ANGGOTA DPR RI asal Maluku sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mercy Chriesty Barends, menyikapi serius terungkapnya kasus penyelundupan sembilan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang diduga menggunakan jalur laut melalui perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku, dengan tujuan akhir Australia.

Kasus ini bermula pada Agustus 2025, ketika seorang saksi berinisial LX membawa sembilan WNA China dari Jakarta menuju Saumlaki. Pergerakan tersebut kemudian terungkap sebagai bagian dari jaringan penyelundupan manusia lintas negara yang memanfaatkan wilayah kepulauan Indonesia sebagai jalur transit ilegal menuju Australia. Aparat penegak hukum telah menetapkan tiga tersangka yang berperan menyiapkan longboat dan memberangkatkan para WNA tersebut.

Pada Oktober 2025, otoritas Australia mendeportasi sembilan WNA Tiongkok itu ke Jakarta untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum di Indonesia. Perkembangan terbaru, berkas perkara para tersangka telah dilimpahkan dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar ke Kejaksaan Tinggi Maluku dan dinyatakan lengkap (P-21) pada 19 Januari 2026.

Menanggapi hal tersebut, Mercy Barends menegaskan bahwa penyelundupan manusia bukan sekadar pelanggaran hukum imigrasi, tetapi juga persoalan hak asasi manusia (HAM), kedaulatan negara, dan keamanan wilayah perbatasan.

“Dalam perspektif HAM dan penegakan hukum, penyelundupan manusia adalah kejahatan serius. Ini mengancam keselamatan manusia, ketertiban masyarakat perbatasan, sekaligus berisiko besar terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia,” tegas Mercy, belum lama ini.

Menurutnya, kasus ini harus menjadi momentum nasional untuk memperkuat sistem pengawasan laut, penegakan hukum, serta koordinasi antar-institusi, khususnya di wilayah rawan seperti Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan kawasan perairan perbatasan Indonesia-Australia.

Sebagai wakil rakyat dari Maluku, Mercy menyampaikan beberapa prinsip penting. Pertama, penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi. Ia menilai sindikat internasional semakin canggih memanfaatkan jalur laut terpencil dan celah administratif di wilayah kepulauan.

“Negara tidak boleh kalah. Aparat penegak hukum harus diberi mandat dan dukungan maksimal untuk menindak tegas pelaku penyelundupan manusia,” ujarnya.

Kedua, Mercy menekankan pentingnya perlindungan HAM dan keamanan manusia, baik terhadap WNA maupun WNI yang terlibat atau menjadi korban jaringan ilegal.

“Jika WNA China saja bisa diselundupkan, apalagi WNI. Ini peringatan serius. Negara wajib menjamin tidak ada eksploitasi terhadap pekerja migran kita sendiri dan memastikan semua diproses sesuai hukum dan prinsip HAM,” kata Mercy.

Ketiga, ia mendorong penguatan kerja sama internasional. Menurutnya, penyelundupan manusia merupakan kejahatan lintas negara yang tidak bisa ditangani secara parsial.

“Kerja sama intelijen dan keamanan maritim dengan negara sahabat, termasuk Australia dan negara-negara ASEAN, harus terus diperkuat untuk mencegah kasus serupa terulang,” ujarnya.

Untuk itu, Mercy mendesak pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM, Imigrasi, Badan Keamanan Laut, serta TNI/Polri, agar memperkuat patroli maritim di seluruh perairan kepulauan, khususnya di wilayah Maluku dan sekitarnya.

“Pemerintah harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan bertindak tegas demi kedaulatan negara, keamanan wilayah perbatasan, serta perlindungan masa depan generasi bangsa yang lebih aman dan sejahtera,” tutup Mercy. (Z-10)

Read Entire Article