Tim DVI Polri Prioritaskan Ketepatan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

4 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tim DVI Polri Prioritaskan Ketepatan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500 Petugas membawa jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan di Rumah Sakit Bayangkara, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam.( ANTARA/Darwin Fatir)

PUSAT Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengerahkan tim ahli untuk mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport. Pesawat tersebut jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Pusdokkes Polri, Brigjen Pol dr. Nyoman Eddy Purnama, menegaskan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan prosedur internasional yang ketat melalui standar Disaster Victim Identification (DVI). Hal ini dilakukan demi menjamin validitas data sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Secara standar, kami menggunakan prosedur yang baku. Karena ada perbandingan dengan kejadian lain, kami menggunakan yang namanya standar DVI, yaitu standar internasional," ujar Nyoman Eddy di Gedung Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Selasa (20/1) malam.

Proses Rekonsiliasi Data

Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah). Hingga saat ini, data antemortem telah dihimpun dari 10 anggota keluarga korban.

Untuk mendukung proses tersebut, Pusdokkes Polri telah menerjunkan tim khusus yang terdiri dari berbagai ahli medis.

"Kami menggerakkan satu tim dengan kekuatan yang ada. Terdiri dari dua dokter, tiga dokter forensik, kemudian ada dokter radiologi, serta staf-staf lain yang akan membantu di lokasi," jelas Nyoman Eddy. 

Ia menambahkan bahwa seluruh data tersebut nantinya akan masuk ke tahap rekonsiliasi atau pencocokan untuk memastikan identitas korban secara akurat.

Temuan Jenazah di Lokasi

Hingga saat ini, tim SAR dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mengevakuasi dua jenazah, masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Satu kantong jenazah telah diterima Biddokes Polda Sulsel untuk diperiksa lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menjelaskan bahwa identitas detail korban perempuan yang baru ditemukan tersebut belum bisa dipublikasikan. Berdasarkan manifes penerbangan, terdapat dua kru perempuan di dalam pesawat tersebut.

"Sekarang dalam proses pemeriksaan atau identifikasi. Sampai saat ini kami belum bisa memberikan identitas secara jelas. Tapi, secara fisik mayat tersebut adalah perempuan. Tapi, karena perempuan ada dua (awak pesawat), maka kami belum bisa identifikasi," ungkap Didik.

Mengutamakan Ketepatan

Pihak kepolisian mengimbau keluarga korban dan masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kerja tim forensik. Mengingat pentingnya aspek legalitas dan kemanusiaan, Polri tidak ingin terburu-buru yang berisiko menimbulkan kesalahan identifikasi.

"Secepatnya kita kumpulkan (data korban), baru rekonsiliasi atau pencocokan data. Begitu cocok, kita akan sampaikan. Kecepatan bukan prioritas, tetapi ketepatan. Kita tidak boleh salah mengembalikan jenazah kepada keluarganya," tegas Didik.

Pesawat ATR 42-500 tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) dalam penerbangan rute Yogyakarta menuju Makassar. 

Berdasarkan data manifes, pesawat mengangkut total 10 orang yang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pencarian intensif terhadap delapan korban lainnya yang belum ditemukan. (Ant/Z-1)

Read Entire Article