Penangkapan Nicolás Maduro: Mengapa Minyak Tenang, Emas Justru Naik?

2 weeks ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela pasca penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Eskalasi politik ini meningkatkan risiko global dan mendorong penguatan harga emas, meski harga minyak dunia relatif stabil di tengah kekhawatiran pasar terhadap dinamika geopolitik internasional. (Sumber foto: Idisign)

Serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro semestinya menjadi kabar yang cukup untuk mengguncang pasar energi global. Venezuela bukan negara kecil dalam peta geopolitik minyak dunia. Ia memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, bahkan melampaui Arab Saudi.

Dalam logika lama geopolitik energi, eskalasi militer di negara penghasil minyak hampir selalu identik dengan lonjakan harga minyak mentah. Namun kali ini, pasar justru bereaksi dingin. Harga minyak hanya bergerak terbatas, sementara emas melonjak sebagai respons utama. Di sinilah paradoks itu bermula: eskalasi terjadi, tetapi ledakan harga minyak tidak menyertainya.

Fenomena ini menandai perubahan penting dalam cara pasar global membaca konflik geopolitik. Dunia energi tidak lagi sesederhana relasi antara senjata dan barel minyak. Penangkapan Maduro menjadi peristiwa besar secara politik, tetapi dampaknya terhadap minyak justru kecil dan bersifat jangka pendek.

Sebaliknya, emas sebagai aset lindung nilai klasik mengalami penguatan karena investor global membaca eskalasi tersebut sebagai peningkatan risiko sistemik, bukan ancaman langsung terhadap pasokan energi dunia.

Minyak yang Tak Lagi Mudah Panik

Ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa harga minyak relatif stabil pasca eskalasi Venezuela. Pertama, posisi Venezuela dalam rantai pasok minyak global saat ini tidak sekuat satu dekade lalu. Sanksi ekonomi yang berlangsung bertahun-tahun telah memangkas kapasitas produksi dan ekspor Venezuela secara signifikan.

Kilang El Palito milik perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA, di Puerto Cabello, Venezuela. Foto: Leonardo Fernandez Viloria/REUTERS

Dalam kondisi normal, produksi minyak Venezuela sudah jauh di bawah potensi maksimalnya. Artinya, gangguan tambahan akibat konflik tidak serta-merta menciptakan kekosongan pasokan besar di pasar global.

Kedua, pasar minyak dunia saat ini berada dalam kondisi suplai yang relatif longgar. Produksi dari Amerika Serikat—khususnya dari shale oil—telah menciptakan bantalan pasokan yang cukup tebal.

Di saat yang sama, OPEC+ masih memiliki kapasitas cadangan (spare capacity) yang dapat segera diaktifkan jika terjadi gangguan pasokan serius. Kombinasi ini membuat pasar lebih percaya diri bahwa eskalasi di Venezuela tidak akan berubah menjadi krisis energi global.

Ketiga, permintaan global terhadap minyak juga tidak sedang berada pada fase agresif. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian pertumbuhan di Tiongkok, dan transisi energi di berbagai negara membuat prospek permintaan minyak tidak setinggi periode supercycle komoditas sebelumnya.

Dalam situasi seperti ini, sentimen geopolitik perlu sangat ekstrem untuk mendorong lonjakan harga yang signifikan dan kasus Venezuela belum memenuhi ambang tersebut.

Emas dan Psikologi Ketidakpastian

Ilustrasi emas batangan Foto: Shutter Stock

Jika minyak gagal bereaksi keras, emas justru menunjukkan refleks klasiknya. Harga emas naik karena investor tidak membaca peristiwa ini semata sebagai isu energi, tetapi sebagai sinyal meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Penangkapan seorang kepala negara melalui intervensi militer menimbulkan pertanyaan besar tentang stabilitas tatanan...

Read Entire Article